Pengertian Focal Length Pada Lensa Kamera

Pengertian focal lengthFocal Length adalah jarak ( dalam milimeter ) dari pusat optik ke sebuah lensa menuju titik fokus yang terdapat pada sensor kamera ketika objek ( dijarak infinity ) dalam keadaan terfokus.

Focal length ini juga berkaitan dengan Field of View (FOV). Field of view ini mengindikasikan seberapa lebar sudut dari pengamatan yang kita bisa dapatkan dari suatu lensa. Jika semakin kecil angka focal length, makan FOV akan semakin besar, sehinnga kita dapat menangkap atau mengambil lebih banyak objek dalam satu buah frame.

Baca Juga : Apa Itu Exposure ?

namun sebaliknya, jika semakin besar angka Focal length, maka FOV akan semain kecil jadi kita akan mendapatkan lebih sedikit objek dalam satu buah frame.

Definisi Focal Length

Focal length juga didefinisikan juga sebagai jarak dari pusat optik lensa menuju titik fokus yang terletak pada sensor dengan satuam mm. Lensa dari kamera memproyeksikan hasil jepretan ke sebuah sensor.

Bidang pandang atau yang disebut dengan Field Of View ditentukan oleh sudut pandang dari lensa ke kondisi nyata yang bisa diukur secara horizontal ataupun vertikal. Sensor yang lebih besar mempunyai FOV yang lebih luas dan bisa menangkap obyek yang lebih luas pula.

focal length

Jika ingin mengambil gambar dengan fokus yang cukup tajam. lensa tersebut harus menyesuaikan jarak antara pusat lensa dengan sensor, untuk menempatkan film pada bidang gambar.Hubungan antara focal length disebut (f), jarak dari pusat lensa ke objek disebut (S1), dan jarak dari pusat lensa ke sensor disebut (S2) berikut rumus perhitungannya :

rumus focal length

Simbol S1 adalah menurun, S2 harus ditingkatkan. kita ambil contoh, sebuah lensa normal dengan focal length f = 50mm yang digunakan untuk mengambil gambar sebuah obyek yang jauh, maka pusat lensa harus berada pada jarak S2 = 50mm dari sensor. Sedangkan untuk mengambil obyek yang berjarak 1 m (S1 = 1000 mm), makan lensa harus dipindahkan 2,6 mm lebih jauh dari sensor atau S2= 52,6 mm. Jarak S2 tersebut didapat dari 1/S2 = 1/50 – 1/1000.

Lensa dengan focal length 50mm bisa disebut sebagai focal length normal karena tanpa mengalami pengrurangan ataupun pembesaran dan dapat menghasilkan gambar persis seperti kita melihat obyek dengan mata kita sendiri ( mempunyai sudut pandang atau angele sebesar 46 °).

Lensa wide angle (lensa dengan focal length pendek) dapat mengankap lebih banyak obyek karena lensa ini memiliki picture angle yang lebih luas sedangkan lensa telezoom (lensa dengan focal length panjang) memiliki picture angle yang kecil. Berikut adalah contoh umum dari focal length:

> 20mmSuper Wide Angle
24mm – 35mmWide Angle
50mmLensa Normal
80mm – 300mmTele
> 300mmSuper Tele

Perubahan dalam sebuah focal length memungkinkan kita untuk menjauh atau mendekat dengan subyek dan maka dari itu secara tidak langsung hal ini berpengaruh pada perspektif.

Optical Zoom

cara menghitung optical zoom adalah Optical zoom = focal length maksimum / focal length minimum

Contoh, optical zoom dari lensa 28-280 mm adalah 280mm / 28mm atau 10x. Makan ukuran dari subyek yang diproyeksikan pada permukaan sensor kamera dengan pengaturan focal length 280mm akan 10x lebih besar dibandingkan dengan lensa yang mempunyai focal length sebesar 28mm. Perlu dicatat optical zom tidak sama dengan zoom digital.

Digital zoom adalah metode penyempitan sudut pandang terhadap sebuah obyek. Hal tersebut dilakukan dengan melakukan croping pada gambar ke area tertentu dengan aspek rasio yang sama seperti dengan aslinya. Karena nantinya hasil tersebut akan diinterpolasi kembali ke dimensi pixel yang asli, dan kualitas yang didapat sangat jauh menurun jika dibandingkan dengan gambar yang asli.

Demikian artikel seputar penjelasan mengenai pengertian focal length, silakan share artikel ini jika artikel ini bermanfaat. Terimakasih 🙂