Pengertian Exposure

Pengertian Exposure Untuk kamu yang belum paham dengan dunia fotografi, pasti belum mengerti apa yang dimaksud dengan exposure (dalam bahasa Indonesia disebut eksposur). Kata exposure sendiri memang menjadi salah satu istilah yang akan banyak kita peroleh dalam dunia fotografi.

pengertian exposure

Bagi kamu yang masih pemula dan baru pertama kali terjun ke dunia fotografi, maka ada baiknya kita juga seharusnya paham dengan pengertian exposure tentunya. Sebetulnya dalam dunia fotografi bukan hanya kita seharusnya paham dengan apa itu exposure saja.

Tetapi, masih banyak istilah selain eksposur yang akan kamu dapatkan dikala kamu akan memulai melalukan fotografi maupun yang sudah lama bergelut dalam dunia fotografi.

Apa Itu Exposure ?

Mari kita bahas lebih jauh terkait dengan pengertian exposure terlebih dahulu. Exposure yaitu banyak sedikitnya paparan dari sinar yang nantinya akan bisa diterima oleh sensor yang ada pada sebuah kamera agar bisa menerima gambar dan juga menghasilkan foto yang baik.

Pengendalian exposure memang akan menjadi satu hal yang akan membikin foto bisa nampak lebih baik atau malahan menjadi lebih jelek nantinya jika salah setting nya. Saat kita membatasi exposure dengan kondisi sinar yang masuk ke foto jumlahnya terlalu tinggi tentunya akan membuat gambar akan menjadi terlalu jelas, atau bisa kita katakan sebagai over exposure.

Penguasaan ini juga akan bisa terjadi sebaliknya, apabila kita mengambil foto dengan pengendalian exposure yang akan membikin sinar yang masuk ke foto sedikit, tentunya akan membuat gambar atau foto yang telah kita ambil tersebut akan menjadi gelap atau bisa kita sebut dengan under exposure.

Dengan adanya hal ini membuktikan apabila pengendalian exposure yang tepat dapat membuat foto menerima pencahayan yang tepat.

pengertian exposure pada kamera

Setelah kita telah paham apa itu exposure dan juga fungsi dari eksposur itu sendiri, diharapkan bisa membuat kita tahu pentingnya pengendalian dari exposure sebelum kita melakukan foto. Pada saat ini sudah banyak kamera yang telah menerapkan fitur alternatif pengendalian exposure dengan format otomatis.

Dengan adanya fitur pengendalian exposure auto akan membuat sinar yang masuk ke dalam kamera dapat dibatasi sendiri oleh kamera atau bisa dikatakan secara otomatis akan dibatasi sendiri. Dengan adanya fitur yang umumnya kita sebut dengan auto exposure ini tentunya akan membuat kita lebih mudah dalam menerima foto atau gambar dengan intensitas cahaya yang tepat.

Tetapi, bagi kamu yang mau membatasi sendiri exposure sesuai keinginan, kamu juga bisa atur sendiri secara manual dengan yang kamu inginkan.

contoh exposure

Dalam penggunaaan exposure yang tepat tentunya akan ada sebagian hal lain yang juga seharusnya kita perhatikan. Dalam membatasi sebuah exposure yang tepat ada dua alternatif control lainnya yang juga seharusnya kita atur bersamaan dengan exposure yang kita inginkan.

Penguasaan pertama yang harus kita atur yaitu shutter speed. Menerapkan shutter speed ini akan memastikan berapa lama nantinya kamera akan terkena sinar pada saat menjalankan pengambilan gambar.

Untuk control yang kedua yaitu aperture. Untuk control yang satu ini akan memastikan besar kecilnya cahaya yang masuk ke dalam kamera disaat pengambilan gambar atau foto. Nah, dari pengendalian dua control eksposur yang ada diatas, maka nantinya kita akan bisa menerima exposure yang kita inginkan dengan tepat.

Apa itu Segitiga Exposure ?

Diulas dari fotograger bernama Bryan Peterson ia telah menulis sebuah buku yang berjudul Understanding Exposure kamu bisa dapatkan bukunya disini di dalam buku tersebut diterangkan tentang konsep exposure secara mudah.

Peterson memberikan ilustrasi tentang tiga elemen yang harus diketahui untuk memahami exposure pada kamera. Dia menamai hubungan ketiga elemen tersebut sebagai segitiga fotografi.Setiap elemen dalam segitiga fotografi ini ada kaitannya dengan pencahayaan, bagaimana cahaya masuk dan berinteraksi dengan kamera.

segitiga exposure

Ketiga elemen tersebut adalah :

  • ISO – ukuran seberapa sensitif sensor kamera terhadap cahaya
  • Aperture – seberapa besar lensa terbuka saat foto diambil
  • Shutter Speed – rentang waktu “jendela’ didepan sensor kamera terbuka

Interaksi ketiga elemen inilah yang dinamakan exposure. Perubahan yang ada dalam salah satu elemen akan mengakibatkan perubahan pada elemen lainnya.

Segitiga Exposure wajib untuk dipelajari dan dipahami jika kamu ingin belajar fotografi lebih lanjut. Selamat mencoba!

Sumber : Wikipedia