Cara Memotret Landscape

Cara Memotret Landscape – Landscape photography ialah cabang ilmu fotografi yang mempelajari tentang foto bentang alam. Cara memotret landscape ini tidak hanya dimintai oleh fotografer profesional saja. Admin juga yakin fotografer yang hanya bermodalkan smartphone saja pasti akan mempunyai keinginan untuk mengabadikan foto landscape yang indah seperti gunung, pantai, desa dan lainnya.

Jika kita galih lebih dalam lagi tentang fotografi landscape. Cara foto ini tidak semudah seperti yang kita bayangkan. Seorang fotografer ditantang untuk bisa memberikan hasil senatural mungkin dan ia harus bisa membuat viewer merasakan aura sehingga seolah-olah hadir atau berapada pada lokasi tersebut.

Lalu, bagaimana cara memotret landscape dengan baik dan benar ?

Cara Memotret Landscape

cara memotret landscape

Bagaimana sih cara memotret landscape yang benar dan mendapatkan hasil yang bagus? Pada artikel ini admin memberikan tips dan trik dalam memotret foto landscape yang mungkin bisa bermanfaat untuk kamu yang sedang belajar cara foto landscape.

1. Tentukan Objek yang Mau di Foto

Dalam cara memotret landscape kamu harus menentukan terlebih dahulu objek mana yang akan kamu potret, apakah kamu ingin memotret misalnya perkotaan, jalan raya, air terjun, jalan tol, lautan, sungai, ombaj pegungungan ataupun tumbuhan. Jika kamu sudah fokus ke satu objek, kamu bisa mencari referensi mengenai foto landscape objek tersebut. Kamu bisa mendapatkan referensi tersebut dari majalah fotografi ataupun internet.

2. Persiapkan Alat yang Diperlukan

Sebelum melakukan foto landscape tentunya kamu harus mempersiapkan seperangkat peralatan kamera agar kamera terhindar dari kerusakan yang mungkin dapat disebabkan oleh kecelakaan teknis. Perlu dicatat! Fotografi landscape adalah fotografi di alam yang tidak memungkinkan kamu untuk menemukan aliran sumber listrik secara bebas seperti di perkotaan.

Oleh karena itu kamu harus menyiapkan setidaknya battery cadangan pada kamera kamu sehingga dalam pemotretan ketika kamera low battery, kamu hanya tinggal mengganti batterynya saja.

3. Gunakan Tripod

gunakan tripod
wiranurmansyah.com

Tripo ini adalah barang yang sangat dibutuhkan pada saat memotret landscape, barang ini kadang membuat dilema jika di bawa berat, namun jika ditinggal nanti akan menyesal. Akan tetapi lebih baik sedikit menambah beban daripada menyesal pas sampai rumah karena hasil foto landscape nya kurang bagus.

Gunakan cable release atau self timer bersama mirror lockup agar kamera kamu benar-benar tidak goyang, karena ketika kita menekan shutter kamera bisa ikut sedikit berguncang.

4. Pengaturan Shutter Speed, ISO dan Aperture

pengaturan shutter speed

Oke kita sudah memasuki tahap keempat cara memotret landscape. Memotret objek landscape yang berbeda berarti kamu harus merubah pengaturan seperti shutter speed, ISO dan aperture. Misal jika kamu ingin memotret air terjun kamu bisa menggunakan bukaan lensa yaitu f/22, dengan shutter speed 2,5 detik, ISO 100 dan focal length lensa 22mm ( bergantung pada kamera dan lensa yang kamu miliki ).

memotret air terjun harus menggunakan shutter speed yang lambat dan juga dibuthkan filter ND agar hasilnya bisa lebih dramatis dan lebih baik. Pengaturan ISO, shutter speed dan aperture untuk landscape seperti ombak, laut dan yang lainnya oun berbeda juga settingannya.

5. Jangan Lupakan Foreground

foreground

Tidak kalah penting dengan sebuah background, foreground ini bisa menjadikan foto kita lebih berdimensi dan ada sensasi kedalaman dari foto kita jika kita memilih mempsisikan foreground yang baik dan benar.

Seringkali foreground menjadi focal point dan POI pada foto landscape. Bahkan, menurut saya sendiri foto landscape tanpa foreground itu bagaikan sayur tidak menggunakan garam! ini adalah salah satu cara memotret landscape yang terpenting.

6. Memaksimalkan Dept Of Field (DOF)

depth of field

Tidak seperti foto-foto biasanya, untuk foto landscape sendiri terlihat tajam dari ujung ke ujung. Maka dari itu seringkali kita menggunakan apperture f/8 kebawah, atau bahkan f/22.  Gunakanlah prinsip hyperfocal distance untuk diafaragma optimal yang tergantung dengan kondisi. Agar tidak selalu pada posisi minimum, karena pada posisi itulah hasil foto akan cenderung lebih soft

7. Jangan Lupakan Objek Di Sekeliling

objek sekeliling

Pada cara memotret landscape ini yang tidak kalah penting nya ialah jika kamu sudah memfokuskan pada suatu objek, jangan pernah melupakan objek yang ada di sekeliling yang menjadi background. Contohnya jika kamu ingin memotret laut, alangkah baiknya kamu juga memotret langit atau pasirnya untuk mempercantik hasil foto kamu. Jika kamu hanya memotret lautnya saja terkesan datar atau flat foto yang kamu hasilkan.

8. Tangkap Gerakan Alam

gerakan alam

Mungkin sebagian orang beranggapan jika foto landscape dalah foto yang tenang dan kalem, tapi kita bisa menambahkan sedikit “drama” pada foto landscape kita. Dapat berupa ombak dilaut, awan yang berjalah atau pohon yang tertiup angin.

Dalam menangkap gerakan seperti ini, dibutuhka peralatan pendukung seperti filter neutral density (ND) dan tripod. Jika kita berhasil menangkapnya maka foto landscape kita akan terasa lebih indah “otherworld” dengan mood yang sangat kuat.

9. Bekerjasama Dengan Cuaca

cuaca

Memang cuaca tidak bisa kita prediksi. Kita hanya bisa menunggu waktu yang tepat untuk memulai memotret. Kebanyakan para fotografer pemula berfikir foto landscape yang bagus adalah disaat hari yang cerah. Ini tidak salah juga foto yang diambil saat hari cerah sudah biasa dan seringkali dijadikan sebagai kalender atau postcard.

Jika kita ingin mendapatkan foto landscape yang sedikit berbeda. memotretlah pada saat cuaca yang tidak biasa. Misalnya saat terjadi badai, sehabis hujan, mendung atau langit sedang gelap dengan sedikit cahaya matahari. Foto kamu akan lebih berkarakter, karena kejadian yang kamu foto barusan tidak akan terulang lagi.

10. Golden Hour dan Blue Hour

golden hour

Dalam fotografi landscape, cahaya yang muncul dari samping ketika di pagi hari dan sore hari. Pada waktu ini warna-warni langit terlihat sangat bagus sekali dan landscape akan terlihat lebih hidup. Setelah goldeh hour (sore), jangan bereskan kamera dahulu. Tunggulah setelah matahari terbenam, sebelum gelap warna langit akan biru pekat yang tidak kalah indah.

11. Garis dan Bentuk

garis dan bentuk

Mulailah bermain dengan komposisi. Garis dapat menjadi focal point yang sangat kuat karena dapat membantu mata kita menelusuri foto landscape kita. Garis tersebut dapat memberikan kedalaman ruang yang luar biasa, perspective yang berbeda pula.

12. Shoot in Bad Light

bad light

Cuaca yang buruk terkadang membuat mood kita menjadi berbeda. Juga foto kita menjadi lain dari yang lain. Terkadang memang kita kurang beruntung , tapi cobalah untuk tetap memotret

13. Ganti Perspective

perspective

Jangan hanya terpaku pada satu titik saja. Carilah view yang berbeda dengan yang lain, coba view sejajr dengan tanah atau naik ke atas pohon. Biarkan imajinasi kamu mengalir dan mencari view yang sesuai dengan visualisai kamu.

14. Ambil Detail dari Landscape

detail landscape

Foto landscape tidak hanya dengan ciri wide-angle saja. Lensa apapun bisa digunakan untuk memotret landscape mulai dari fish eye hingga super telephoto.

15. Gunakan Teknik HDR (High Dynamic Range)

teknik hdr

Jika tidak memungkinkan untuk penggunaan filter, teknik HDR salah satu jalan terbaik untuk mengatasi hal tersebut. Caranya adalah mengambil beberapa foto dengan range exposure berbeda, kemudian menggabungkannya.

Bisa menggunakan software seperti photomatix dan photoshop atau menggunakan manual blending. Jangan terlalu berlebihan dalam memproses foto HDR. Gunakan agar foto terlihat natural bukan seperti kartun 3 dimensi

16. Kreatif dan Cobalah Bereksperimen

kreatif dan eksperimen

Dalam menghasilkan foto yang bagus dengan fotografi landscape membutuhkan otak yang kreatif dan eksperiman yang berani. Misal, jika ingin mendapatkan foto air terjun yang bagus kamu harus mendapatkan angle yang bagus pula.

Itu bisa saja didapatkan ketika kamu memotret di depan air terjun dimana medannya adalah sungai yang agak dalam airnya, kamu harus berani dan rela berkorban demi mendapatkannya. Atau contoh lainnya ketika kami akan memotrer sunrise dan sunset, pastinya kamu harus rela untuk bangun pagi atau menunggu golden hour tersebut bukan ?

Demikianlah artikel tentang beberapa cara yang dapat kamu terapkan dalam cara memotret landscape, semoga informasi yang admin sampaikan ini bermanfaat bagi kalian semua.

Terimakasih 🙂